UTS dan UAS

UTS dan UAS merupakan salah satu kegiatan evaluasi hasil belajar mahasiswa. Evaluasi ini berupa pemberian penilaian terhadap kemampuan mahasiswa dalam menerima, memahami, dan menguasai bahan studi, yang disajikan sesuai dengan kurikulum, dan menilai perubahan sikap dan keterampilan. Adapun tujuan pelaksanaan UTS dan UAS sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui pencapaian hasil belajar mahasiswa yang meliputi ranah kognitif, efektif, dan psikomotor dalam kurun waktu studi tertentu.
  2. Untuk mengetahui efektivitas proses pembelajaran.
  3. Untuk menetapkan derajat hasil belajar dalam kategori cumlaude, sangat baik, baik, cukup, kurang, sangat kurang, dan gagal.

1. KETENTUAN

  1. UTS dilaksanakan oleh dosen matakuliah atau panitia yang dibentuk oleh STAIN.
  2. UAS dilaksanakan oleh panitia yang dibentuk oleh STAIN, dan dilaksanakan secara bersamaan mulai dari semester awal sampai akhir, dari berbagai program studi yang ada di STAIN Purwokerto.
  3. UTS dilaksanakan setelah dosen menyajikan minimal 50% bahan matakuliah.
  4. UAS dilaksanakan setelah dosen menyajikan 100% bahan matakuliah dengan pertemuan 14 kali tatap-muka di kelas (untuk matakuliah dengan bobot 2 sks dan 3 sks), dan 28 kali tatap-muka di kelas (untuk matakuliah dengan bobot 4 sks).
  5. Bobot nilai UTS maksimal 20% dari nilai matakuliah dalam satu semester.
  6. Bobot nilai UAS maksimal 40% dari nilai matakuliah dalam satu semester.
  7. Bentuk tes untuk UTS dan UAS ditentukan oleh dosen pengampu dengan memilih salah satu dari tiga bentuk jenis tes, yaitu: (1) Jenis tes (baik tulis, lisan maupun praktik); (2) Jenis non tes (angket, portofolio, paper, kontrak studi, dan skala likert); (3) Gabungan dari kedua jenis tes tersebut.
  8. Bagi mahasiswa yang tidak dapat mengikuti UTS dan UAS karena sakit yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter/tenaga medis; dan hal lain seperti bencana, kecelakaan lalu-lintas, musibah yang dibuktikan dengan surat keterangan pihak berwenang; dan karena tugas resmi dari STAIN Purwokerto yang dibuktikan dengan surat tugas/keterangan dari pimpinan STAIN Purwokerto; maka dapat mengikuti ujian susulan.
  9. Pengajuan ujian susulan UTS dan UAS diajukan kepada panitia ujian maksimal tujuh hari setelah hari pelaksanaan ujian. Dosen dapat melaksanakan ujian susulan UTS dan UAS maksimal tujuh hari setelah tanggal pengajuan.

2. PROSEDUR
a. UTS (Ujian Tengah Semester)

  1. Mahasiswa masuk ruangan ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan, 10 menit sebelum ujian berlangsung.
  2. Mahasiswa menerima soal matakuliah dan lembar jawaban (bagi matakuliah yang diampu dosen menggunakan bentuk tulis).
  3. Mahasiswa menjawab soal ujian di lembar jawaban yang diberikan.
  4. Mahasiswa menandatangani presensi ujian tengah semester.
  5. Mahasiswa menyerahkan hasil ujian atau menyerahkan tugas (bagi yang ujian bersifat take home exam).

b. UAS (Ujian Akhir Semester)

  1. Mahasiswa harus mempersiapkan KRS untuk mengikuti ujian.
  2. Mahasiswa masuk ruangan ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan, 10 menit sebelum ujian berlangsung.
  3. Mahasiswa menerima soal matakuliah dan lembar jawaban (bagi matakuliah yang diampu dosen dengan menggunakan bentuk tes tulis).
  4. Mahasiswa menjawab soal ujian di lembar jawaban yang diberikan.
  5. Mahasiswa menandatangani presensi ujian akhir semester.
  6. Mahasiswa meminta paraf pengawas pada kolom kartu ujian sesuai materi ujian yang ditempuh.
  7. Mahasiswa menyerahkan hasil ujian atau menyerahkan tugas bagi ujian bersifat take home exam.

c. Pelaksanaan
Pelaksanaan UTS dilaksanakan pada pertengahan kuliah setelah tatap muka dilaksanakan sebanyak 7 kali pertemuan. Bentuk UTS ini berupa: lisan, tulisan atau tugas. Pelaksanaan UAS dilaksanakan di akhir perkuliahan setelah 14 kali pertemuan. Bentuk UAS ini berupa: lisan, tulisan atau tugas.

Share Button